Tag

, ,

Keisengan lainnya dari seorang Insan Sains… Entahlah dua bulan terakhir ini banyak keisengan yang saya lakukan. Yang namanya “iseng” tentu saja less manfaat, lebih banyak waste. Tapi mudah-mudahan tidak demikian dengan keisengan ini. Karena berhubungan dengan teknologi dan ilmu pengetahuan. Hehehehe… pembelaan bukan yah… Entahlah. Satu hal yang saya takutkan dalam perjalanan hidup ini adalah bertemu dengan masa-masa iseng yang benar-benar tidak manfaat.
Keisengan saya kali ini adalah meng-evolusi saklar lampu rumah, mumpung kali ini saya punya :
– Arduino Pro Mini
– Voice Recognition Module

Maka jadilah penerangan rumah dengan teknologi voice recognition. Berguna gitu ini percobaan? Nah, makanya saya sebut iseng. Karena mungkin penggunaan saklar mekanik justru lebih praktis bahkan pasti lebih ekonomis.

Tapi gak apa-apalah, namanya juga iseng. Kan keren punya rumah yang gak biasa. Kalau dulu pernah liat di TV film-film science fiction, “turn on the light” katanya. Terus lampunya nurut, nyala. Sekarang itu udah gak aneh lagi, rumah saya sudah bisa begitu. “Nyalakan lampu depan”, maka seketika itu pula lampu luar menyala. “Nyalakan lampu luar”, lampu yang lainnya pun nyala. “Hidupkan kipas”, kipas pun berputar. Bahkan sistemnya ngerti bahasa Sunda… haihai…๐Ÿ˜€

Mungkin ini bermanfaat juga bagi tuna netra. Siapa tahu di rumah sakit pasang sistem seperti ini. “Dimana kursi”, maka ada bunyi yang menuntun ke kursi tunggu. “Dimana majalah”, maka ada bunyi yang menunjukkan lokasi majalah. Eh lupa kan tuna-netra gak bisa liat yah…๐Ÿ˜€. Tapi anggap aja majalahnya udah versi braille…๐Ÿ˜€

Sementara pengantar dulu. Tutorial cara pembuatan dan source codenya insyaAllah menyusul.
Keep watching guys..