Tag

, , , , ,

Pertama kali saya mengenal Arduino dari teman sekantor saya. Woww, kecil dan murah katanya, cuman Rp. 270 ribu-an. Saya langsung searching di internet, informasi dan spesifikasi teknis dari Arduino. Ternyata dengan harga segitu, fitur yang disediakan sudah sangat kaya. Mulai dari PWM, ADC, komunikasi serial. Terlebih koneksi downloadernya sudah menggunakan USB. Jadi gak perlu khawatir pake komputer atau notebook. Toh semua komputer pasti ada port USBnya. Lain dengan modul / kit mikrokontroler yang lain. Sebagian besar masih menggunakan port serial atau pun paralel. Ini yang menyusahkan, kita mesti beli lagi converternya.

Ternyata belum banyak yang mengetahui Arduino, pantas masih sedikit yang jualannya juga. Saya nemu penjual di Bandung, namanya IndoRobotika. Dua kali membeli di situs ini, saya dikecewakan. Pembelian pertama, barangnya gak nyampe-nyampe. 2 minggu lebih. Padahal waktu itu alamat pengirimannya saya cantumkan alamat rumah di Bandung. Masa dalam waktu 2 minggu gak nyampe-nyampe? Sialnya, penjual gak bisa dihubungi. Nomor telepon yang ada di menu kontak, gak nyambung-nyambung. Akhirnya cuman bisa kirim email, dan baru dibales dua hari kemudian. Baaah…!

Apa katanya?

Dengan polosnya, penjual hanya berkata “Barang sudah dikirim. Silahkan tunggu 1-2 hari lagi”

Konyol suronyol! Apakah penjual baru mengirimkan? Saya penasaran, hingga akhirnya meminta resi pengirimannya. Dan saya diberi dua resi ternyata. Hah, apalagi ini? Penjual tidak punya inisiatif untuk menanyakan pada pengiriman. Sehingga saya sendiri yang harus menelepon customer service jasa kurir yang dipakai.

Setelah saya telepon jasa kurir yang dipakai, akhirnya sorenya saya langsung ambil di kantor kurirnya. Diitung-itung percuma bayar biaya pengiriman, kalau harus diambil-ambil sendiri ke kurirnya. Hah! Tapi mau diapa lagi?

Sebulan kemudian. Saya coba lagi berbelanja di toko online ini. Siapa tahu, pesanan yang pertama memang ada masalah teknis. Tak apa-apa toh memberikan kesempatan yang kedua? Saya berbelanja 2 Arduino Duemilanove, tanggal 4 Desember 2010. Pembayaran pun ditransfer saat itu juga. Pada hari itu juga mendapat konfirmasi dari supportnya bahwa “barang akan kami kirimkan”. Ah, akhirnya bisa lega. Paling lama 2 hari-lah menggunakan JNE Reguler. Tapi apa yang terjadi saudara-saudara? Tanggal 9 Desember 2010 belum datang! Dan sekali lagi ketika saya mencoba menelepon penjual, nomor teleponnya tak aktif, tidak bisa nyambung.

Jadi komunikasi sebatas email-emailan. Parahnya, email saya itu hanya dibalas otomatis oleh mesin. Dan baru ada pemberitahuan tanggal 13 Desember, bahwa “pesanan telah dikirim”. DODOLLLLL…!!

Kesimpulan : INDOROBOTIKA = BAD SELLER!!!

* Kondisi Produk yang Diterima : Bagus

* Nomor Kontak : Tidak bisa dihubungi

* Pelayanan Keluhan : Buruk

* Penyelesaian Masalah : Buruk

* Lama Pengiriman : Buruk


Sekarang sudah ada Gerai Cerdas, di sana di jual Arduino Duemilanove yang harganya lebih murah, mudah-mudahan situs belanjanya gak dodol kayak indorobotika.🙂 Siapa yang mau nyoba belanja di sana? Arduino Indonesia.