Tag

,

Artikel ini adalah pengalaman saya terhadap suatu majalah elektronika & komputer (ELKOM), tanggapan dan penilaian terhadap isinya, serta saran dan masukan untuk situs online penjualnya (http://www.toko-elektronika.com). Moga bisa membantu sesama konsumen untuk lebih jeli memilih toko berbelanja yang murah dan berkualitas, dan belajar kritis terhadap buku dan atau majalah yang Anda baca.

Kala itu, saya sedang mencari buku-buku referensi tentang pemprograman mikrokontroler juga pembuatan robot, serta mencari situs-situs belanja online untuk membeli komponen-komponen elektronik, kit-kit atau modul mikrokontroler / robotik. Akhirnya setelah berminggu-minggu surfing, saya dipertemukan dengan belasan situs yang cukup menarik. Salah satunya adalah situs http://www.toko-elektronika.com ini. Di situs ini, semua peralatan yang saya butuhkan tersedia disini. Saya katakan, lengkap deh disini. Termasuk saya tertarik dengan majalah ELKOM yang dijual di situs ini. Singkat cerita, akhirnya saya memesan 3 edisi majalah ini via email, kemudian transfer uang, dan keesokan harinya ke-3 majalah tersebut sudah berpindah tangan kepada saya.

Sebagai konsumen yang mencoba jujur (melihat kelebihan dan kekurangannya), saya kemudian mengirimkan email yang berupa acungan jempol, plus saran dan kritik untuk majalah ELKOM dan Toko-Elektronika.com. Namun sayang, email tersebut kurang mendapat jawaban yang memuaskan, dan belum ada follow up. Berikut isi email yang saya tujukan (dalam bentuk attachement pdf):

—-
To : Redaksi Majalah ELKOM
From : Insan Sains
Subject : Saran dan Kritik

^_^ Assalamu ‘alaikum wr.wb.

Halo redaksi ELKOM..! Specially for Prof. Widodo

Pertama-tama, terima kasih atas layanan yang cukup memuaskan telah mengantarkan 3 edisi majalah ELKOM yang saya pesan. Isinya luar biasa menarik. Terutama mengenai pembahasan microcontroller dan teknologi robotiknya, karena dua bidang tersebut yang sekarang sedang saya minati.

 

K R I T I K A N

Selanjutnya saya ada beberapa kritikan nih buat majalah ELKOM (juga untuk website online selling-nya, www.toko-elektronika.com). Moga bukan kritikan yang menjatuhkan yach…! ^_^

Pertama

Untuk Majalah ELKOM edisi pertama, jadul banget yach cetakannya. Jadi gak enak membacanya, terutama ada beberapa tulisan dan gambar yang kurang jelas dibacanya. Tapi alhamdulillah, di edisi 2 dan 3 nya, hal tersebut sudah diperbaiki, bahkan pada beberapa halaman diberi sentuhan warna. Siiip…!

Kedua

Dalam Edisi 2 dan Edisi 3, ditemukan sedikit ketidak konsistenan redaksi untuk menerima email yang masuk. Di edisi kedua dituliskan bahwa untuk saran dan kritik bisa dikirimkan ke elkom@toko-elektronika.com dengan subjek saran dan kritik. Sedangkan pada edisi ke-3 dikirimkan ke widodo@widodo.com dengan subjek saran dan kritik. Terus untuk mengirimkan artikel harus ke sartika@toko-elektronika.com atau ke elkom@toko-elektronika.com?. Kalau bisa gak usah terlalu banyak email yang dicantumkan, malah bikin pusing. Padahal mungkin sebenarnya itu-itu saja. Kalau mau dibenahin, satu email untuk saran, satu email untuk artikel, satu email untuk lain-lain. Atau semuanya dikirim ke satu email, hanya subjeknya saja yang berbeda. Hal tersebut mungkin lebih lebih memudahkan pembaca yang berminat mengirimkan email.

Ketiga

Seluruh komponen, kit, dll yang dijual di www.toko-elektronika.com sungguh harga yang luar biasa mahal. Padahal kalau mau dibandingkan dengan situs online selling yang sejenis (bidang elektronika dan robotika), luar biasa jauhnya. Belum lagi harus ditambah ongkos kirim. ~_~ weleh..weleh..!

Berikut beberapa harga yang menurut saya kurang rasional.

– Resistor ¼ watt
toko-elektronika menjual Rp. 200- (semua watt), (situs A) Rp. 30-, (situs B) Rp. 50,-

– Op-Amp 741
toko-elektronika menjual RP. 6.000-, (situs A) Rp, 1.250, (situs B) Rp. 1.250

– ATMega8535 (entah tipe yang mana, pokoknya yg plg murah)
toko-elektronika menjual Rp. 18.000, (situs A) Rp. 12.000, (situs B) Rp. 13.500

– LCD 16×2
toko-elektronika menjual Rp. 60.000, (situs A) Rp. 55.000, (situs B) Rp. 40.000

– Sumo Robot Competition Kit
toko-elektronika menjual Rp. 2.900.000, (situs A) Rp. 2.580.000, (situs B tidak menjual)

Note : untuk (situs A) dan (situs B) sengaja tidak saya bocorkan! Hmm… tapi untuk tempatnya saya kasih tahu deh, ada di Indonesia… he..he… ! Kalau harganya bisa lebih murah, saya pilih belanja di toko-elektronika deh. Namun sekarang saya lebih memilih belanja di situs A dan B.

 

Keempat

Design websitenya www.toko-elektronika.com kurang informatif dan sedikit “menyebalkan”. Kurang informatif karena hanya ditampilkan gambar dan nama komponen / modulnya saja. Jadi harus meng-klik dulu item yang ingin kita tahu, baru keluar detail produknya. Padahal kalau seandainya ditampilkan pula harga dan potongan review produknya dijamin lebih informatif. Dan user lebih antusias melihat produk-produk Anda. Dan saya nilai sedikit “menyebalkan” sebab setiap kali mengklik item yang ingin dilihat detailnya, selalu muncul pop-up windows. Walah…bikin BT. Untuk di Mozilla ada fasilitas memblokir pop-up windows.

Dan satu hal lagi, kalau menggunakan fasilitas Search untuk mencari suatu produk, susahnya minta ampun. Harus tahu dulu kategorinya apa (dan lagi kategorinya tidak urut abjad). Jadi terpaksa, saya minta bantuan paman Google untuk mencari item yang saya maksud dengan tambahan kata “toko elektronika”. Nah baru bisa ketemu tuh item yang saya cari.

 

S A R A N

 

Pertama

Dalam setiap kuis yang diberikan, mohon dicantumkan pula sampai tanggal berapa jawaban harus dikirimkan ke redaksi. Sebab saya yang berminat memberikan jawaban, jadi ragu-ragu, takutnya sudah kadaluarsa kuisnya.

Kedua

Bagaimana kalau diterbitkan setiap bulan? Wah.. kayaknya lebih seru tuh!

Ketiga

Membundel beserta CD yang berisi pdf isi majalah dan software-software simulasi, atau program-program mikrokontroler, atau apalah gitu yang mungkin bisa membantu pembaca untuk lebih tertarik dan langsung mempraktekkan, mungkin akan menambah minat para pembaca. Spesially for me.

Keempat

Murahin dong harga kit-kit elektronik dan komponen-komponen yang lainnya… ^_^ he..he.. Hari gini masih MAHAL? Ketinggalan saingan kali pak..!

 

T A N G G A P A N A R T I K E L

 

Pada majalah ELKOM edisi ke-2 (Maret 2007). Saya ingin menanggapi artikel tentang “Digital Thermometer berbasis AVR Atmega8535”. Terus terang, saya baru belajar tentang microcontroller, dan saya pun banyak tahunya dari buku-buku pak Widodo dan majalah ELKOM ini.

Pada halaman 13 dituliskan script program yang kutipan-nya adalah sbb :

………..

Sub Displaysuhu(ch0 As Integer, Ch1 As Integer)

Start Adc

Raw0 = Getadc(ch0)

S0 = 0.3921569

T0 = Raw0 * S0

Z0 = Fusing(t0, “#.##”)

Raw1 = Getadc(ch1)

S1 = 0.3921569

T1 = Raw1 * S1

Z1 = Fusing(t1,”#,##”)

Wait 1

EndSub

…………….

Saya ingin menggaribawahi perintah S0 = 0.3921569 dan S1 = 0.3921569.

 

Pertama

Tadinya saya bingung dari mana nilai 0.3921569 ini. Ternyata setelah memikirkan dengan seksama didapatlah bahwa nilai ini adalah nilai kenaikan per satu derajatnya bukan? (di artikel tersebut tidak dijelaskan dimana nilai ini didapatkan)

Nilai maximum suhu yang terukur adalah = 100 derajat

Rentang bit yang tersedia = 256 bit (2 pangkat 8 ) (atau dari 0 s/d 255)

Maka nilai kenaikan per satu derajatnya = 100 / 255 = 0.392156863… = 0.3921569 (pembulatan)

Namun ketika saya membaca datasheet dari AVR ATMega8535 di websitenya www.atmel.com, microcontroller ini memiliki ADC 10 bit 8 channel (seperti pula yang tertulis pada artikel ini, halaman 12). Maka seharusnya :

Nilai maximum suhu yang terukur adalah = 100 derajat

Rentang bit yang tersedia = 2 pangkat 10 = 1024

Maka nilai kenaikan per satu derajatnya seharusnya :

100 / 1024 = 0,09765625.

Betul tidak Prof. ?

Kedua

Sebenarnya untuk memudahkan dan men-simple-kan program, maka dibuat S0 atau S1 saja (tidak perlu dua-duanya)! Sebab nilai yang diberikan untuk dua variable ini adalah sama.

Sehingga potongan script / programnya menjadi :

………..

Sub Displaysuhu(ch0 As Integer, Ch1 As Integer)

Start Adc

Raw0 = Getadc(ch0)

Raw1 = Getadc(ch1)

S = 0,09765625

T0 = Raw0 * S

T1 = Raw1 * S

Z0 = Fusing(t0, “#.##”)

Z1 = Fusing(t1,”#,##”)

Wait 1

EndSub

…………….

Lebih mudah dan sederhana bukan dibacanya ? (setidaknya menurut saya, yang kebetulan bekerja kurang lebih 6 tahun sebagai programmer)

 

Demikian seluruh tanggapan, usulan, dan kritikan dari saya. Sekali lagi bukan ingin sekedar mencari kekurangan orang lain. Hanya saja saya serasa memiliki, karena sama-sama dari negeri yang sama, sama-sama dengan hobby yang sama, dan sama-sama peduli kepada kemajuan bangsa yang sama. Moga bisa menjadikan ELKOM dan TOKO-ELEKTRONIKA jauh lebih baik kedepannya khususnya, dan BANGSA INDONESIA umumnya.

Maaf bila bahasa yang saya gunakan kurang berkenan, moga tidak mengurangi niat yang sudah tertanam. Sukses selalu dan salam hangat dari saya. ^_^

Wassalamu ‘alaikum wr.wb.

Best Regards,

– Insan Sains –

 

——

 

Nah.. tapi dari segitu panjang saran dan kritik yang saya sampaikan, balasan email tersebut teramat singkat. “Ya.. nanti saya sampaikan ke redaksi. Lalu untuk masalah harga, memang segitu yang bisa kami berikan.”

Menurut saya, sah-sah saja kalau ada yang menjual barang, misalnya 2x lipat lebih mahal, bahkan 10x lipat pun no problem. Tapi kan dipihak konsumen maunya yang lebih murah. Betul tidak? So.. buat konsumen, cari-cari lagi deh, toko yang menjual lebih murah. Tapi kalau perhitungannya adalah tempatnya lebih dekat dengan rumah sih tidak masalah.

Lalu, untuk masalah pencantuman program yang salah pada majalah ELKOM, saya pikir itu bukan suatu masalah yang besar. (toh sudah biasa kok dimajalah-majalah lain juga). Lalu kenapa sich gak mau minta maaf, dan mencantumkan perbaikannya pada edisi selanjutnya.??? Di edisi terbaru (edisi 4) belum ada tuh koreksian. Atau apa saya yang salah yach? ^_^

But, overall situs dan majalah yang cukup bagus, so.. saya kasih nilai 45 untuk situsnya dan 65 untuk majalah ELKOMnya.

Saran dari saya untuk konsumen yang lainnya :

  1. Jika ingin murah, saya tidak mereferensikan ke http://www.toko-elektronika.com ini, masih ada kok yang lebih murah. Untuk hitung-hitungannya nanti di postingan selanjutnya saya sertakan, situs mana saja yang mungkin akan memangkas pengeluaran pembelian komponen / kit yang Anda butuhkan
  2. Jangan dipercaya 100% isi majalah atau buku yang Anda punya, sebab yang namanya manusia pasti pernah hilaf dan berbuat salah. So.. belajar kritislah terhadap segala hal, tapi bukan dengan otot dan tidak dengan cara-cara yang tidak sopan.

Sukses buat yang ingin belajar mikrokontroler dan teknologi robot. ^_^