dt-combo-avr-51.gif

Setelah searching-searching, kemudian menimbang-nimbang modul praktek mikrokontroler yang cocok, akhirnya pilihan saya jatuh pada DT-COMBO AVR-51 Starter Kit

Alasan mengapa saya memilih modul development tool ini adalah :

Pertama : Modul ini mendukung dua keluarga mikrokontroler, yaitu AVR dan MCS-51 Kenapa harus mendukung dua keluarga, tidak memilih salah satunya saja. Hm…! Sepengetahuan saya, tiap aplikasi-aplikasi mikrokontroler masing-masing punya spesifikasi tersendiri, agar alat yang kita buat tidak boros dan tidak mubajir.

Mikrokontroler keluarga MCS-51 dikenal sebagai mikrokontroler yang paling murah, sehingga banyak orang menyukai penggunaan mikrokontroler tipe ini. Sedangkan mikrokontroler tipe AVR seperti ATmega8535, harganya bisa 2-3x lipat harga MCS-51, tapi tentu saja ada kelebihannya, salah satunya yang paling membuat saya tergiur adalah built in ADC (Analog to Digital Converter).

Bayangkan saja, hampir setiap kali saya searching di internet, aplikasi mikrokontroler yang digunakan menggunakan MCS-51, padahal sistem yang mereka rancang berhubungan dengan sinyal-sinyal analog (seperti sensor suhu, kelembaban, dll) dan otomatis mereka harus menggunakan pengolah sinyal ADC agar bisa diolah di mikrokontroler nya. Dan tahukah Anda berapa harga modul untuk ADC, harganya dari 80-200 ribu (modul yang sudah jadi). Kalau buat sendiri harganya pun tidak akan jauh dari 70 ribu. Dan itupun hanya 8 bit.

Kalau untuk urusan aplikasi yang membutuhkan ADC, saya percayakan kepada mikrokontroler jenis AVR, seperti ATMega8535, sebab dalam chip ini sudah built ini ADC 10 bit dan 8 channel input. Wow…! Harganya jauuuuuuuh lebih murah…! Tul gak? (hanya Rp. 38.000). Untuk keterangan lihat posting saya yang terdahulu tentang ATMega8535.

Kedua : Modul ini cocok untuk belajar dan development aplikasi, sebab dalam modul ini sudah terdapat 8 bit input berupa tombol, 8 bit output berupa LED, dan output berupa LCD 8×2. ck…ck…ck.. gak salah deh saya beli modul ini

Ketiga : Ada juga breadboard atau project board yang terpasang pada modul ini, sehingga jika memerlukan rangkaian lain, maka tinggal pasang sirkuitnya di papan project ini, tidak perlu membuat PCB atau merangkainya di PCB dot matriks.

Keempat : Harganya relatif murah. Dengan harga Rp. 375.000, berbagai fasilitas dan kelebihan yang dimiliki.

_______________________________________________________________________________

Sekarang berbicara kekurangannya :

Pertama : Modul ini kosong melompong (belum sepenuhnya siap pakai). Jadi memang katanya (penjualnya) modul ini dijual sepaket dengan Exercise Kitnya. Tapi karena saat itu dana saya masih terbatas, akhirnya untuk mengakalinya saya akhirnya beli juga kristal 4Mhz, mikrokontroler ATMega8535 beserta kabel ISPnya (yang ini optional)

Kedua : Tidak menyertakan spicer (baud penyangga antara kit dengan alas)

_______________________________________________________________________________

Saran :

Sebaiknya jika punya uang berlebih, beli juga DT-COMBO AVR Exercise Kitnya. (harganya sekitar Rp. 470.000). Sebab di Exercise kit ini sudah terdapat 2 mikrokontroler + berbagai motor + matriks switch + banyak lagi deh. Termasuk sensor-sensor dan buku petunjuk penggunaan dan aplikasinya.

Tapi kalau budgetnya terbatas, maka hanya perlu menambah pembelian crystal dan mikrokontrolernya. Kalau mau beli juga kabel ISPnya sehingga lebih mudah untuk pemprograman dengan AVR berbasis bahasa C.