Archive for Juni 2008
PWM : Pengatur Kecepatan Mobile Robot
Mengulang sedikit apa yang telah dibahas pada postingan sebelumnya, bahwa untuk menggerakkan sebuah mobile robot menggunakan motor DC, kita membutuhkan dua pengontrolan, yaitu :
1. Kontrol motor dua arah
2. Kontrol kecepatan
Setelah membahas bagaimana cara agar motor bisa berputar searah jarum jam dan pada kesempatan yang lain bisa pula sebaliknya (berlawanan arah jarum jam) dengan menggunakan H-Bridge driver. Sekarang tiba saatnya menjawab pertanyaan kedua, bagaimana agar kecepatan mobile robot tersebut bisa dikontrol.
Persis ketika kita melihat balapan motor. Si pembalap akan memacu gasnya sampai optimal ketika melewati track yang lurus, dan sedikit mengurangi kecepatannya untuk melakukan manuver ketika melewati lintasan yang berliku. Pasti terbayangkan, jika pada track yang lurus maupun berbelok kecepatannya selalu konstan, apalagi dengan kecepatan maximum? Tentu akan terpelanting.
Hal itu jika diaplikasikan pada robot balapan, seperti lomba robot line follower. Dan tentunya masih banyak aplikasi robot lain yang memerlukan pengontrolan kecepatan, seperti bagaimana untuk menjaga ketinggian pada flyer robot, menjaga keseimbangan, membelokkan robot dengan defferential wheel, menendang objek pada robot soccer dan lain sebagainya.
Itu keperluan itu, kita membutuhkan sebuah teknik yang disebut dengan Pulse Width Modulation (PWM). Baca entri selengkapnya »
H-Bridge Driver : Kontrol Arah Motor
Untuk aplikasi robot mobile, biasanya dapat digunakan beberapa aktuator. Salah satunya yang paling umum digunakan adalah motor listrik DC. Untuk aplikasi yang menggunakan motor listrik ini, kita hanya membutuhkan 2 manipulasi atau pengontrolan, yaitu Bagaimana Caranya :
1. agar motor bisa membuat robot bergerak maju dan mundur
2. agar kecepatan motor bisa diatur
Dua hal inilah yang akan menjadi fokus pembicaraan kita.
Untuk tulisan kali ini, kita akan menjawab kebutuhan pertama kita, yaitu menemukan cara agar sebuah motor dapat membuat robot bergerak maju dan pada kondisi yang lain bisa pula bergerak mundur.
Jawabannya adalah dengan menggunakan H-Bridge.
Apa sih H-Bridge itu?
Baca entri selengkapnya »
Design GUI Production Counter
Setelah sebelumnya memprogram Mikrokontroller untuk difungsikan sebagai counter. Sekarang saatnya membuat mengkomunikasikan uC tersebut dengan komputer melalui koneksi RS-232 dengan tentunya dengan tampilan GUI supaya lebih userfriendly. Untuk itu saya menggunakan software java (NETBEANS) dengan database MySQL. Dua perpaduan yang (menurut saya) sangat robust (apalagi under Linux). Mantabs..!!!
Langkah Pengerjaan :
1. Buat Project baru bernama prjProdCounter
Pilih File -> New Project.. Kemudian akan muncul wizard pembuatan project baru. Pilih Java pada kolom Categories, dan Java Application pada kolom Projects. Lanjutkan dengan meng-click tombol Next. Kemudian isi project name dengan prjProdCounter. Selesaikan wizard dengan meng-click tombol Finish.
Maka akan terdapat : Source Packages, Test Packages, Libraries, Test Libraries.
