Format Flash Disk di Linux
Cara memformat Flash Disk di Linux
Sejak tahun 2006 lalu saya sudah menggunakan Linux. Itu pun karena terpaksa karena kebijakan perusahaan untuk beralih ke operating system yang lebih handal. Awal-awalnya terbilang susah, karena memang belum familiar, tapi makin hari, makin enak saja menggunakan operating system yang satu ini. Sampai saya pun mengganti operating system PC di rumah saya. Dulu saya sempat punya masalah dengan flash disk saya. Maklum nge-net ke sana ke mari, download file-file dari internet. Ugh… virusnya gak ke hitung banyaknya. Di masukkan ke komputer di rumah, malah komputer di rumahnya yang sering ngadat. Tapi setelah menggunakan Linux, virus sehebat apapun nggak mempan ngerusak systemnya Linux. Bahkan untuk menghilangkan virus di Flash Disk, tinggal hapus saja file yang terlihat mencurigakan ketika di browse di Linux. ^_^ Just simple.
Namun ada sedikit masalah, Flash Disk 1 Gb saya sudah penuh, dan ingin dibersihkan. Bagaimana cara memformat Flash Disk di Linux? Huh… akhirnya setelah searching-searching dengan paman Google, gampang banget kok.
_________________________________________________________________________
- Masukkan Flash Disk yang akan di format
- Buka terminal
- Unmount Flash Disk dengan mengetikkan :
- Untuk mengetahui port mana yang aktif ketikkan :
- Pastikan Anda tahu alamat device Flash Disk, bila tidak yakin ketikkan :
- Format Flash Disk dengan mengetikkan
- Selesai…! Flash Disk Anda telah terformat. Selanjutnya cabut Flash Disk kemudian masukkan kembali.
sudo unmount /media/usbdisk
(formatnya : sudo unmount mountpoint)
sudo lsusb
Keterangan : langkah ini tidak perlu dilakukan, hanya informasi saja.
sudo fdisk -l
sudo mkfs.vfat -F32 -n namaFD /dev/sda1
(formatnya : sudo mkfs.vfat -F32 -n nama_utk_FD device_FD)
Catatan : Untuk Flash Disk yang kurang dari 256 Mb, mungkin harus diformat dengan tipe FAT 16 bukan FAT 32. Belum pernah dicoba sih.. ^_^ Lagian sekarang, kayaknya udah jarang deh yang pake 256 Mb, soalnya yang 2 Gb saja sudah murah.
_________________________________________________________________________
ya emang gak bisa nyerang linux dong om… la wong virus kebanyakan utk OS windows… barusan juga saya beralih ke LInux,,, tapi gak sampe ninggalin windows… duh rasanya asek-asek puyeng pake linux… tapi lumayan udah bisa sekarang… om pake apa??? klo saya seh udah jatuh cintrong pake openSUSE… (hehehe ditunggu lo CDnya)
____________________________________________________________
InsanSains says : Kalau saya UBUNTU, duh jadi gak enak, insyaAllah dalam waktu dekat dikirim deh openSUSE-nya, dll.
alidabdul
Februari 15, 2008 at 3:49 am
Ass…Mas, klo flash disknya idak dapat dimount di linux caranya gimana?
Flash saya Kingston DTI/1GB
Mohon balasannya…wass
____________________________________________________________
InsanSains says : Wass. Maksudnya tidak bisa membuat mount secara otomatis yach? Kalau linuxnya sendiri menggunakan distro apa? btw, untuk langkah manual nge-mountnya kurang lebih spt ini :
# lsusb <– untuk memastikan port usb mana yang aktif (biasanya /dev/sda….)
# mkdir /media/(berikan nama folder) <– misalnya nama folder = /media/flashdisk
# sudo mount /dev/sda1 /media/flashdisk
Sapiyono
Februari 18, 2008 at 1:13 am
asli ga ngerti…..mudah2an ada niat baik dari Mazsss sains buat ngajarin PEMULA kayak akoe…..heheh….
gus_cakep
Maret 8, 2008 at 5:46 am
@Sapiyono: Ass…Mas, klo flash disknya idak dapat dimount di linux caranya gimana?
Flash saya Kingston DTI/1GB
Mohon balasannya…wass
Biasanya sih begitu flashdisk di colok di CPU langsung kedetek sebagai /dev/sda1 atau /media/usbdisk.
Mungkin perintah
sudo unmount /media/usbdisk
diganti dengan
sudo umount /media/usbdisk
Tapi tergantung juga pakai distro apa
Santos
April 8, 2008 at 12:47 am
mazz,tolongin gue dunks!!
flasku tuh gak bisa di format…udah tak coba dengan meg-klik kanan trs format tetep gak bisa…terus di komputer nama flas ku berubah jadi removable disk lagi…
sebelumnya komputerku kena virus…mas,bantuin vina dunkss
__________________________________________________________________
InsanSains says : ^_^ Temen-temen kampus saya sering ngalamin hal yang sama. FD-nya kena virus (maklum mahasiswa pasti sering kemana-mana tuh FD-nya). Sayangnya kami belum nemu cara mengatasi flash disk yang gak bisa diformat (bila menggunakan Windows). Tapi ketika menggunakan Linux, FD yang “sekarat” tadi bisa hidup lagi. Caranya persis seperti apa yang saya tulis di post diatas. Sukses ya!
vinae_cute
Mei 5, 2008 at 3:35 am
benzotetrazole rype unexpectorated homomorph unpack memorandize misadvice effusive
Thabo Sefolosha
http://www.nicholsconstructions.com/
Darry Contreras
Juni 22, 2008 at 6:16 am
Akhir nya flash disc ku sudah terbebas dari virus virus……
thx om…..
Gamer Sejati
Agustus 24, 2008 at 10:16 am
gmn susah neah fd aq byk virusnya . .
d linux susah bgd . .
cha
Desember 6, 2008 at 3:46 am
thx
doez
Desember 11, 2008 at 11:34 am
mungkin sedikit saya bantu emas yang di atas tadi. mup kalo ada yang salah ya…
1. dicolok dulu flash disknya. biasanya kalo linux yang berebasis gui(tampillan nya kaya windows bkan yang cuma tulisan tok) langsung ada gambar flashdisknya di desktopnya..
2. buka terminal(kalo di linux kaya command promp)
3. ketik: cd /media (tempat flasdik n storage ad di situ.
4. coba ketik ls (nah disitu ntr ketawan flashdisknya dan nama flashdisknya)
5. balik ke root ketik sudo mkfs.vfat -F32 -n namaFDnya /dev/sda1 or sd1
.semoga bermanfaat… saya juga baru belajar
sidik
Januari 31, 2009 at 4:08 am
mas pake linux apa sih..?
btw nice info mas!
saya praktekin ya..
ato malah mungkin saya comot dikit ke blog saya..
minta izin..
thx..
hehe
chipz
Juni 17, 2009 at 3:01 pm
Mas untk usb biasane kdetek /dev/sdb1 atw sdb2. Jd nek format flasdisk d laptop jng pkek sda1 bisa2 data yg ad d partisi sda1 ilang.
Sda1 ??
Juni 23, 2009 at 1:41 pm