What Do You Do With Your Rainbowduino and RGB Matrix LED?

Tag

, , ,

Hei…. ternyata benda ini mengasyikkan… :) Coba kalau tahu dari dulu… :D

Gambar di atas adalah gambar Rainbowduino, sebuah kit mikrokontroler yang sudah built-in dengan IC shift register 8 bit MBI5168. Apa sih gunanya? Wah… banyak… terlebih kalau aplikasi yang berhubungan dengan driving LED. Coba bayangkan dengan kalau kita menggunakan Arduino dengan chip ATMega328. Ada 14 pin digital. Kalau ingin menyalakan LED RGB yang satu LEDnya saja membutuhkan 3 pin kontrol (Red, Green, Blue). Maka satu board Arduino hanya bisa mendrive RGB LED hingga 4 saja. Iiiiih…. dikit amat yah… :)

Continue reading »

Arduino WinAmp Controller

Tag

, , ,

Hi sobat,

Kali ini percobaan kita adalah membuat aplikasi Arduino yang dapat difungsikan sebagai pengontrol aplikasi WinAmp secara wireless. Pertama-tama siapkan bahan yang dibutuhkan, yaitu :

* Arduino
* Prototyping shield (optional)
* IRreceiver
* Remote standar (dalam percobaan ini bermerek SAMSUNG)

Selanjutnya adalah memasang rangkaian
Continue reading »

My Notebook Evolution…

Tag

,

Hayoo tebak… kira-kira mau saya apakan nih laptop rusak ini?

Jika ada 1000 orang berpikir tentang apa yang akan saya lakukan terhadap laptop ini, maka saya  adalah orang yang membuat apa yang tidak terpikirkan oleh 1000 orang tersebut.

You have to be a unique. Make innovation. And Make it Happens.

CHIC : Arduino Tiny Computer

Tag

, , , , , , , , ,

At last.. hari ini akhirnya bisa menyelesaikan dua project sekaligus.. Hari yang luar biasa!
Nah ini salah satunya. Saya membuat sebuah komputer sangat sederhana dari Arduino. Untuk layarnya saya menggunakan TFT screen 2.8″. Dengan dilengkapi sebuah keyboard PS2. Tidak ketinggalan untuk melayani print out, tersedia thermal printer. hahaiiii….

I’m not consume electronic gadgets, but i’m create what you dreams

Terus saksikan tutorial lengkapnya di blog ini… :)

Bikin Sendiri Yuk! Jam Adzan [Introduction]

Tag

, , , , ,

Drrrrrrkkkkkkkkk dekkkkkkkkkkkk… *gaya meregangkan tangan ke depan, sambil menyambungkan jari-jari*

Setelah lama vacuum dari blog, alhamdulillah sekarang punya banyak waktu untuk menulis dan membuat catatan-catatan mengenai experiment-experiment yang pernah dan akan dibuat. Kali ini saya ingin mengajak pembaca blog ini untuk membuat sendiri sebuah jam digital yang dapat mengeluarkan suara adzan ketika waktu shalat telah tiba. Aplikasi ini nampaknya cukup sederhana, toh hanya sebuah jam biasa, hanya saja ketika tiba waktu shalat, dia membunyikan file mp3 adzan. Tapi ternyata….. ketika merakit dan nongkrong di depan komputer, langsung stuck. Heyyyy…. apa yang harus saya lakukan supaya si Arduino tahu bahwa waktu shalat adalah jam sekian?

Lagi pula, waktu shalat kan berubah-ubah, tidak tetap. Lalu apa yang harus saya lakukan?

Btw, penting gak sih aplikasi ini? Saya tidak bisa menjawab pasti, penting-gak-penting kan tergantung kebutuhan orang. Kalau bagi saya sendiri sih, ingin punya jam yang canggih di rumah, dan ini baru fitur permulaan. Terus, saya juga ingin keliling dunia, jadi gak perlu khawatir soal kapan waktu shalat. Di negara orang kan adzan gak serame di Indonesia.

Mungkin ada yang bertanya soal cost yang saya keluarkan untuk aplikasi ini. Siapa tahu yang nanya mau beli, atau bikin juga. In total semua bahan yang saya gunakan tidak kurang dari Rp. 1.200.000. Hiks… hiks… :( wow, jumlah yang tidak sedikit. Tapi tentunya, beberapa bahan sudah saya miliki sebelumnya, sehingga saya gunakan yang sudah ada.

Saat ini aplikasi sudah teruji, dengan fitur-fitur sebagai berikut :

  • Jam Digital
  • Mengeluarkan Suara Adzan Tiap Tiba Waktu Shalat
  • Akurasi matematis, 10 – 60 detik
  • Mengeluarkan ceramah motivasi setiap 1 jam
  • Mengeluarkan cerita hikmah, 2x dalam 1 jam
  • Masih tersedia port-port untuk dihubungkan ke perangkat lain

Sementara ini dulu sebagai pengenalan. Besok kita lanjut pada bahasan bagaimana cara membuatnya, dari awal hingga akhir. Berikut penampakkan hasta karya “D Prayer Clock

[Solved] Tidak Bisa Export XLS ke DBF di LibreOffice/OpenOffice

Tag

, , ,

Sejak beberapa bulan yang lalu, saya kesulitan untuk melakukan export data dari format XLS maupun OpenOffice/LibreOffice Calc menjadi Database (DBF). Selalu saja muncul tulisan “General input/output error”. Dicoba berkali-kali sampai dahi keriput, keringet ngucur deres, gak pernah berhasil. Bahkan keyboard laptop pun sempet jadi korban kekerasan dalam mengetik. Hahaha.. *lebay* Padahal dulu tidak pernah terjadi hal seperti ini.

Setelah ditelusuri, usut punya usut ternyata pada paket Ubuntu yang terbaru tidak terdapat package “base” untuk paket office yang terpasang. Owalah…! Ini kerjaannya siapa sih, paket sepenting ini kok gak disisipin ke base software. Kalau ketemu orangnya, ta timpuk.

Lupakan saja soal siapa yang salah, sekarang langkah solusinya adalah dengan mengetikkan perintah berikut pada mode terminal :

sudo apt-get install libreoffice-base

Jika menggunakan OpenOffice, maka :

sudo apt-get install openoffice-base

Perintah tersebut akan menginstall paket libreoffice-base (jika menggunakan Ubuntu 11.04 dan yang akan datang) atau paket openoffice-base (jika menggunakan Ubuntu 10.10 dan yg sebelumnya). Pastikan komputer yang dipakai sudah terkoneksi dengan Internet.

Oke. Selamat kembali bekerja…! ^_^

Rubik’s Cube Solving Robot with Arduino

Versi beta dari ROBIEC (Robot Penuntas Rubik’s Cube) Indonesia sudah selesai.

BOM (Bill of Material) yang digunakan dalam proyek Beta ini :
- 1x Arduino Duemilanove (atau kompatible)
- 1x I/O Expansion Shield V5.0
- 4x motor servo
- 2x gripper Parallax
- 1x xPower Supply
- 2x Cangkang stop kontak
- 1x Lem Epoxy
- 100 gr Gipsum

Dokumentasi, Sketch Arduino, dan Program Java nya menyusul.

Masih dalam tahap pengembangan :
- Image sensor (for automatic scramble Rubik’s recognition)
- Hexatuator (for getting super fast action, target 5 seconds to solve)
- Xbee module (for wireless aplication)

Yang ingin membeli atau mengembangkan proyek ini silahkan menghubungi insansains@gmail.com

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.